Minggu, 12 April 2015

Cerbung "Bangunan Itu" Bab 1

Assalamualaikum Wr.Wb.
Thanks for everything!~.Jangan lupa untuk tinggalkan komentar ya guys ! cerita akan semakin segera diupdate apabila banyak yang berkomentar ! dan berikan kritikan dan saran yang bermutu,Salam Siswa Bangsa sob !

Bab 1

Ketukan pintu itu semakin keras,bahkan mulai terdengar seperti gebukan pintu orang yang sedang marah,keringat menjulur diseluruh tubuhku,serasa mulai aneh dan terdesing sebuah teriakan seorang gadis yang telah dicabik-cabik isi badannya.Aku tersadar dengan tubuh yang ternyata kaku itu.Jam itu menunjukkan pukul 6.00 am.Aku mencoba bangun dari hal yang terjadi itu dan berulang kali dan berulang kali.Hal yang tidak sebiasanya aku lakukan.Setelah itu berakhir aku pergi kepintu kamar mandi itu dan membukanya.Ini ilusi atau kenyataan ?,seakan didepanku tersebut adalah sebuah lubang yang tidak kuketahui seberapa dalamnya.Aku berbalik jalan ketempat tidurku,dan bertanya itu kenapa aku berbalik ?,Tapi diriku seperti sebuah robot yang dikendalikan oleh seseorang dan kembali ketempat tidur.
Kemudian aku lakukan seperti apa yang kulakukan sebelumnya,tetapi dengan pandangan mata yang masih masuk atas logika yang berdiri didunia ini,Terlihat normal saja.

“Riko bisakah kau lebih cepat sedikit ?,memangnya kamu tahu jam berapa sekarang ?”
Kata saudara laki-lakiku atau dengan istilah ‘abang sulung’ itu.Aku keluar dari kamar mandi itu.Terlihat wajah abangku tetap dengan sikap cuek saja terhadapku,mungkin itu memang yang terjadi pada keluarga ini.Semua orang tahu,bahwa tidak ada yang ingin terlambat dihari pertama sekolah bukan ? disekolah menengah pertama yang ada diujung tanah itu.Yang memiliki kata dasar ‘swasta’ itu.Hari pertama memasuki sekolah mungkin terasa seperti teh yang tidak diberi gula sedikitpun,sangat hambar.Yang kulalukan hanya duduk mencari hal baru yang tertanam disekolah ini yang masih menjadi misteri belaka,yang mengandung mitos berkala,dan waktu dan sikap dimakan dengan rayap.Akankah ada kisah cinta ?,misteri ?,kepedihan ?,atau mulai memanfaatkan temanmu sendiri sebelum kamu dimakan oleh temanmu ?.Jujur aku tidak ingin mencari masalah disini !.Meninggalkan masa lalu bukankah hal yang terasa sangat buruk bukan ?.

Mulai mengenal teman-teman baru,guru-guru baru,melodi lirik itu,dan aku harus menunjukan sikap yang membuat kamu tetap bertahan dijurang ini,Riko.
About that organization, aku tidak ingin membuat diriku sangat parah terkenal diawal bangku sekolah.Kakak kelas pertama yang kukenal Lescia Cynthia,salah satu anggota Osis yang terkenal atas kedisiplinan yang diluar batas,maybe ? kata salah satu temanku itu.Tentu namanya Rafi,dia sudah lama mengenal sekolah ini lebih dari aku.Rasanya masa-masa MOS itu,ya biasa-biasa saja.Dalam hatiku tak ada spesial kecuali dari kehadiran guru yang bermacam-macam karakteristiknya.Saatnya mengenal wali kelas terbaru-ku itu.Nama-nya
Mrs.Rauzah,dia sudah menikah dan lulus kuliah dalam waktu yang tidak biasanya dan sangat cepat,dan disebut juga dengan seorang ‘bank berjalan’.
“Sadar ko,siapa aja bisa manfaatin kamu dalam radius pertemanan sampai persahabatan apabila aku berada dekat dengan guru,saatnya memilah mana yang lebih baik apabila hal itu akan terjadi” Ujar kalimat hatiku.

Bulan ramadhan,memang sih penuh dengan cobaan yang mengikat,yang membuatmu semakin ingin membuka kulkas setiap jam saja.Aku tidak ingin mengulangi apa yang kulakukan diSD,cuek,malas dan berlaku tidak sopan terhadap orang lain.Aku benar-benar ingin mengubahnya disekolah ini,disaat ini juga.Ramah dengan abang dan kakak kelas ?,adalah sebuah jalan yang harus kulakukan dari awal agar terhindar daripada kekerasan fisik dan verbal yang terjadi,jika aku berbelok kekiri dari tujuan,sebuah resiko dan masalah sangat berat.Kelas pengenalan teman-teman ?,sungguh aku tidak mempriotiskan hal itu anggap saja itu akan menjadi sebuah kebiasan tersendiri.Setiap hari,setiap pukul 7.30 am aku harus hadir disekolah itu,ya atau tidak aku tidak ingin terlambat.Kegiatan yang kulakukan mengaji,shalat dhuha setiap harinya dibulan penuh berkah itu.Mencari teman berbuat nakal ? mending enggak deh.Belum saatnya kamu terjerumus dalam pancingan seseorang lainnya Ko.

“Eh,MOS kalian itu ngak ada nginap-nginap nya..,ya beda dengan MOS kami tahun lalu,ada lempar terasi,nginap disekolah,lebih lama dikit dan..” Ujar kata abang kelas sekolah Horounstun itu,Hilal.Aku tidak mengerti apa yang dibicarakan olehnya sejak dari awal berkenalan sampai pergantian topik.Aku menoleh kesamping yang kulihat hanya teman baruku atau tepatnya teman abang kelas baruku yang hanya mengantuk mendengar apa yang dikatakan oleh Hilal.Berdiri ditengah lapangan saat ini membuat keringat menjulur ditubuhku.17 Agustus 2014 tepatnya,sekolah menyuruh agar muridnya yang tetap tidak mengikuti parade tahunan itu untuk membuat laporan,dan berakhir hanya diperuntukan untuk kelas 8 saja,mungkin akan lebih baik jika aku bersantai diri di rumah dan membuka komputer yang ada dikamarku.

Horounston,sekolah yang hanya dikenal oleh permainan satu-satunya anklung diprovinsi ini.Ternyata benar apa yang dikatakan oleh ibuku untuk tidak mengikuti parade tahun ini,mengingat ini adalah wilayah baruku,tentu aku tidak ingin kelelahan.
Aku berjalan bersama sosok terbaru yang kukenal,dari title abang kelas yang menjadi teman bersama,ada alasan tertentu aku tidak ingin berteman dengan teman sebayaku.
“Menonton parade ?,membosankan Rik.Orang yang menonton harus dipaksa berdiri selama beberapa jam atau duduk mengelilingi jalan.Apalagi harus buat laporan,setelah Horounston lewat,saatnya untuk pergi” Kata Hanif Fariswan,yang terlihat sangat tidak suka melihat parade tersebut. “Memangnya gini sekolah Horounston itu ?,apa yang perlu dipermasalahkan ?”Kataku.Dia hanya terdiam saja dan masih terlihat dengan muka murung.Mari menoleh ke Zaky Ikram.Aku tak yakin namanya cocok dengan wajah dan perialku yang dia lakukan terhadap orang lain.Yang aku dengar,dia sering disebut dengan istilah ‘Pepatah Dole~’ Infeksi virus kah ? Saatnya mencari vaksinnya.Mari mengganti nama panggilan Zaky menjadi Dole.Pepatah tidak jelas itu sangat sering bermain dengan Yuda dan Abiyan dan mereka selalu berbuat tingkah dan tertawa bersama tentang hal yang tidak masuk logika.Walaupun aku sering tertawa apabila mendengarkan leluconnya.
”Eeeeeeeekkkkkk Yuda ternyata maho ! wiwawiwawiwawiwa “
“Ish kok paleh kau,Expecto Patronum hiyaaaaaaaaaa!” Perkataaan-nya memang aneh,tapi jikalau dilihat dengan ekspresi mukanya memang bisa bikin dunia ini terbalik.Setelah selesai aku hanya langsung pulang dan merebahkan diri dikasurku dan melihat kelangit-langit dan tanpa disadari aku tertidur.

Jurang itu,aku sedang terjatuh.Apa ? aku kembali lagi dalam mimpi itu semua begitu gelap tapi aku bisa merasakan akan hal itu,seakan aku pergi kesebuah dimensi lain,terkadang merasa jatuh dari langit,terasa mengambang dari tanah.Sebuah sekolah !,hancur,seperti sesuatu bangunan yang mati,kusam,diselubungi oleh akar yang menjalar disetiap sisinya.
Terdengar nyanyian yang menyakitkan telinga,merinding,tergetar.Seorang wanita ini menyanyikan lirik yang belum tahu apa itu.Aku terbangun dengan tubuh telentang dan seperti baru menerima skripsi seperti sedang dicoret-coret.
”Riko..,makanan udah siap,panggil bapakmu...!”
“Iya ma...” ujarku,apa ini ?,mengapa hal ini terjadi ? mimpi yang bersambung ?,aku tidak mengerti akan hal ini,aku turun dari tempat tidur dan melihat lantai yang dipenuhi oleh darah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar